kepOmpOng di hijau Daun

menjelma kepakan kupu-kupu..

Mengenangmu May 26, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 8:09 am

Ku teringat padamu malam ini
Membuatku tersentak berkali-kali

Telah sekian tahun berlalu
Tapi selalu membuatku tersentak mengingatmu

Apakah karena terlalu pahit kenangan yang kau torehkan?
Ataukah justru terlalu manis kenangan yang pernah ada?

Ku tak tahu mana yang lebih menancap di dasar hati
Sebanyak itu pahitnya
Sebanyak itu pula manisnya

Atau mungkin lebih banyak pahit tersisa?
Menghimpit manis yang pernah ada?

Entahlah
Tak usah lah kupaksakan memikirkannya
Karena apapun itu
Bukanlah tuk dipikirkan
Melainkan tuk dirasakan

Jadi ku nikmati saja malam ini
Mengenangmu..
Dengan segala rasa yang ada

[25 Mei 2009, oleh: GamObekeN]

 

Pasrah May 2, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 12:11 am

Aku telah berusaha
Aku pun telah berdoa

Kini…
Kuserahkan keputusannya padaMu Ya Rabb
Karena Engkau lah penentu segala yang ada di langit dan di bumi

Semoga..
Ku bisa menerima apapun itu ketetapanMu
Baik ataupun buruk
Menggembirakan ataupun menyedihkan

Karena…
Apapun kehendakMu pasti yang terbaik bagiku
Terbaik bagi keluargaku

InsyaAllah

 

Gersang April 27, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 10:00 pm

Panas
Terik mentari begitu ganas
Tak terhankan

Begitupun hatiku
Sangat panas
Sangat gersang

Telah kucoba hadirkan pohon pelindung
Berharap sejuknya kan redakan
Mengurangi paling tidak

Ternyata tak jua mengurangi
Apalagi menghilangkan

Ku perlu penyejuk lain
Tak hanya setetes embun
Karena hujan pun tak mampu membasuh

Terlalu gersang hatiku
Dengan apa kan ku basuh
Haruskah hujan badai menerjang
Tuk mampu lenyapkannya

 

Terima Kasih Kawan April 24, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 12:25 am

Aku tak tahu cerita hidupmu begitu pilu
Aku tak pernah tahu
Begitu rapat kau simpan ceritamu

Maafkan aku tak pernah mengetahuinya
Maafkan aku tak berusaha mengetahuinya
Maafkan aku kawan

Selama ini aku selalu merasa beban hidupku begitu berat
Aku selalu mengeluh dengan apa yang ku alami
Aku selalu merasa yang paling tersiksa

Ternyata ceritaku tak bernilai bila dibanding denganmu
Tak sedikit pun pantas untuk dibandingkan
Sungguh tak layak…

Kini kusadari arti kalimat itu
Jangan selalu melihat ke atas
Sekali-sekali lihatlah ke bawah

Kini baru bisa ku resapi maknanya
Ternyata begitu dalam
Sangat dalam…

Terima kasih kawan
Atas kisah hidupmu yang telah menggugahku
Telah menyadarkanku

Kini ku kan berusaha sekuat mungkin
Tak gampang mengeluh
Tak gampang menyerah
Tak mudah untuk jatuh

Terima kasih kawan
Untuk pelajaran hidup ini
Terima kasih…

 

Jangan Ini April 20, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 10:40 pm

Ku pernah rasakan sakitnya dikhianati
Ku pernah rasakan pahitnya cinta tak berbalas
Ku pernah rasakan perihnya berbagi cinta

Semuanya sakit
Semuanya pahit
Semuanya perih
Tak terkira rasanya

Tapi kini ku rasakan sesuatu yang berbeda
Sesuatu yang lebih menyakitkan
Tak bisa kuungkapkan perihnya

Aku tak dikhianati
Aku pun tak bertepuk sebelah tangan
Aku juga tak harus berbagi cinta

Tapi kenapa hatiku begitu tersayat
Sangat dalam
Tertoreh sedemikian rupa

Sakit sekali
Sangat perih
Begitu pahit terasa

Hhhh…
Tak mampu ku tahan rasa ini
Sunguh tak mampu

Biarlah ku dikhianati
Biarlah cintaku tak berbalas
Biarlah cintaku harus berbagi
Asal jangan ini

Sakit
Sungguh sakit
Begitu menyesakkan dada

Biarlah yang lain
Asal tidak yang ini
Jangan yang ini

Tolong
Jangan ini…

 

Sendiri April 11, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 6:35 pm

Sendiri itu bebas
Tak ada yang memaksa
Tak ada yang mengikat

Sendiri itu nikmat
Menikmati hari tanpa dibatasi
Menikmati diam tanpa diganggu

Sendiri itu asyik
Bisa lakukan apa yang kau mau
Bisa tiadakan apa yang kau benci

Lalu…
Kenapa mesti takut untuk sendiri?

 

Kuatkan Aku Tuhan April 10, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 4:10 pm

Aku tak sanggup lagi
Terlalu berat beban ini
Tak mampu ku tanggung lagi

Telah letih rasanya
Ingin pergi saja
Tinggalkan semua

Hhhh…
Kuatkan aku Tuhan
Agar ku mau bertahan

Begitu tertekan ku rasanya
Jiwa
Raga
Perasaan

Telah ku kerahkan semua
Tapi tak jua terpuaskan
Masih saja terabaikan

Hhhh…
Kuatkan aku Tuhan
Agar tak salah memutuskan

 

Bertahanlah kawan March 28, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 8:48 pm

Kawan…
Terkejut ku mendengar berita itu
Terpana ku melihat apa yang terjadi
Menitik air mataku karenanya

Kawan…
Ingin ku hapus air matamu
Ingin ku basuh perihmu
Ingin ku hilangkan deritamu

Tapi kawan…maafkan aku
Tak banyak yang bisa ku lakukan
Hanya doa yang bisa kupanjatkan
Agar kau tabah dan kuat hadapi semua cobaan

Maafkan aku kawan
Hanya itu yang ku mampu kini
Keterbatasan ruang dan waktu yang membelenggu

Bertahanlah kawan
Hadapi semua dengan tabah
InsyaAllah kan ada hikmah di balik semua cobaan

 

Mungil March 26, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 11:37 pm

Dia begitu mungil

Begitu rapuh terlihat

Begitu ringkih terasa


Tapi jangan salah

Yang mungil hanya ukurannya

Bukan yang dihasilkannya


Haru biru

Marah

Sedih

Kehilangan

Rindu

Bahagia


Walaupun mungil

Mampu mengunci pandanganmu

Sanggup merantai hatimu

Bisa hentikan gerakmu

Tapi juga hilangkan segala resahmu


Yang mungil hanya ukurannya

Itupun hanya sesaat

Kan besar juga nanti

Tak peduli betapapun mungilnya kini

 

Selingkuh itu… March 23, 2009

Filed under: "gamobeken" — kepOmpOng @ 11:23 pm

Selingkuh itu…

Deg deg an

Was was

Paranoid

Gak nyaman

Kok pada mau ya?


Selingkuh itu…

Sedih

Cemburu

Pahit

Terluka

Kok banyak yang ngelakuin ya?


Selingkuh itu…

Indah

Nikmat

Merangsang adrenalin

Bikin semangat

Mmmmmm….mungkin ini yang bikin selingkuh laku keras ;)